Tugas 3 Pengantar Telematika (Semester 7)

Teknologi yang  terkait antar muka  telematika

1.Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer (kayaknya jaman dulu sampe sekarang teknologi itu dipakai militer dulu baru di kasih ke orang sipil, trus kapan orang sipil bisa punya teknologi?), sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.

2.Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung. Hmm,,ngerti gak? Pasti pusing, sama.

3.Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis. Hmm,,,makin pusing deh tapi tetep dapet ilmu.
4.Browsing Audio Data
5.Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan (hebat, padahal kalo lagi di dikte sama dosen juga kita bisa ngubah suara jadi tulisan). Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.


6.Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.


Middleware Telematika


Tujuan Umum
Middleware adal ah S/W penghubung yang berisi sekumpulan layanan yang memungkinkan beberapa proses dapat berjalan pada satu atau lebih mesin untuk saling berinteraksi pada suatu jaringan.
Middleware sangat di butuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi  mainframe ke aplikasi  client/server dan juga untuk menyediakan komunikasi  antar platform yang berbeda.

Lingkungan Komputasi


Pelayanan middleware menyediakan banyak set fungsi dari aplikasi antarmuka pemogramanan yang mengizinkan sebuah aplikasi untuk: 
Menemukan tempat melewati jaringan secara transparan sehingga dapat menyediakan interaksi dengan service atau aplikasi lainnya. 
Mandiri dari service jaringan.
Dapat dipercaya dan selalu tersedia.

Middleware menawarkan beberapa keuntungan unik dari technologi untuk bisnis dan industri. Sebagai contoh, sistem database tradisional biasanya diletakan dalam lingkungan yang dekat dimana pengguna mengakses sistem menggunakan jaringan terbatas atau intranet. Dengan perkembangan fenomena dari World Wide Web, pengguna dapat mengakses database secara virtual dengan berbagai macam jenis akses dari belahan dunia manapun. Middleware mengalamatkan masalah dari berbagai level interoperbilitas diantara struktur database yang berbeda. Middleware memfasilitasi akses transparan untuk melegalkan sistem manajemen database (DBMS) atau aplikasi lewat sebuah web server tanpa memperhatikan karakteristik spesifik database. 

Perusahaan bisnis sering menggunakan aplikasi middleware untuk menghubungkan informasi dari database departemen, misalnya daftar pembayaran, penjualan, dan penghitungan atau database house dalam lokasi geografi yang bermacam-macam. Dalam tingginya kompetisi komunitas kesehatan, laboratorium membuat luas penggunaan dari aplikasi middleware untuk data mining, sistem informasi laboratorium (LIS) cadangan, dan untuk menggabungkan sistem selama proses penggabungan dua rumah sakit. Middleware menolong menjembatani jarak pemisah antara LIS dalam bentuk baru jaringan kesehatan mengikuti proses pembelian rumah sakit. Pengembang jaringan wireless dapat menggunakan middleware untuk menghadapi tantangan penggabungan dengan sensor jaringan wireless (WSN) atau teknologi WSN. Pengimplementasian sebuah aplikasi middleware mengizinkan pengembang middleware untuk menyatukan sistem operasi dan perangkat keras dengan berbagai macam aplikasi yang tersedia. Middleware dapat menolong pengembang perangkat lunak menghindari penulisan antarmuka program aplikasi (API) untuk setiap pengendali program, dengan cara melayani sebagai sebuah antarmuka pemograman yang berdiri sendiri untuk setiap aplikasi yang dibuat. 

Contoh Middleware
  1. Java's : Remote Procedure Call
  2. Object Management Group's : Common Object Request Broker Architecture (CORBA)
  3. Microsoft's COM/DCOM (Component Object Model - Also .NET Remoting
  4. ActiveX controls (in-process COM components)


Database middleware yang paling umum digunakan adalah ODBC (Open DataBase Connectivity). Keterbatasan ODBC adalah bahwa middleware ini didisain untuk bekerja pada tipe penyimpanan relational database. Database middleware yang lain, yang merupakan superset daripada ODBC adalah OLEDB. OLEDB bisa mengakses hampir segala macam bentuk database, kelebihan yang lain dari OLEDB adalah dia didisain dengan konsep obyek komponen (Component Object Model) yang mengandalkan object-oriented computing dan menjadi salah satu trend di dunia komputasi.

Beberapa produk database middleware yang bisa disebutkan di sini adalah Oracle’s DB Integrator (previously DIGITAL’s DB Integrator), Sybase’s Omni CONNECT, and International Software Group’s Navigator. Kelebihan dari produk-produk ini dibandingkan dengan standard seperti ODBC dan OLEDB adalah performance, yang sangat sulit dimiliki oleh suatu produk yang mengacu pada standar.

Manajemen Data Telematika



Manajemen data sisi klien- server
Client server diaplikasikan pada aplikasi mainframe yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara client dan server. Dalam perkembangannya, client server dikembangkan oleh dominasi perusahaan-perusahaan software yaitu Baan, Informix, Microsoft, Novell, Oracle, SAP, PeopleSoft, Sun, dan Sybase.
Awalnya pengertian client server adalah sebuah system yang saling berhunungan dalam sebuah jaringan yang memiliki dua komponen utama yang satu berfungsi sebagai client dan satunya lagi sebagai server atau biasa disebut 2-Tier. Definisi lain dari client server adalah pembagian kerja antara server dan client yg mengakses server dalam suatu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.
Istilah tier dalam server adalah untuk menjelaskan pembagian sebuah aplikasi yang melalui client dan server. Pembagian proses kerja adalah bagian uatama dari konsep client/ server saat ini.

Manajemen Database System perangkat bergerak
Pesatnya perkembangan bagi komunikasi bergerak mendorong para operator layanan berlomba untuk memperkaya macam layanyanya guna menambah pemasukan bagi perusahaanya. Komunikasi data bergerak, misalnya untuk akses internet. Pengenalan WAP (Wireless Application Protocol) telah menunjukkan potensi sebagai layanan internet nirkabel/ WAP merupakan protocol global terbuka yang memungkinkan para pengguna mengakses layanan-layanan on-line dari layar kecil pada telepon genggam dengan menggunakan built-in browser. WAP bekerja pada berbagai teknologi jaringan bergerak, yang memungkinkan pasar missal bagi penciptaan layanan data bergerak.
Contoh dari layanan bergerak adalah GPRS. GPRS merupakan system transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip ‘tunnelling’. GPRS tidak menawarkan laju data tinggi yang memadai untuk multimedia nayata, tetapi GPRS merupakan kunci untuk menghilangkan beberapa batas pokok bagi layanan-layanan data bergerak.
Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan bahwa GPRS merupakan teknologi kunci untuk data bergerak :
Memperkaya utility investasi untuk perangkat GSM yang sudah ada.
Merupakan teknologi jembatan yang bagus menuju generasi ke 3.
Mampu memanfaatkan kemampuan cakupan global yang dimiliki GSM.
Menghilangkan atau mengurangi beberapa pembatas bagi akses data bergerak.
Memiliki laju data sampai 115 kbps yang berarti dua kali lipat daripada koneksi ‘dial up’ 56 kbps yang berlaku.
Menampakan diri sebagai komunikasi yang ‘selalu’ terhubung sehingga memiliki waktu sesi hubungan yang pendek dan akses langsung ke internet.

sumber:



posted under | 1 Comments

Tugas 2 Pengantar Telematika (Semester 7)

Teknologi


Jaringan wireless/nirkabel adalah teknologi jaringan yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik melalui udara sebagai media untuk mengirimkan informasi dari pengirim ke penerima. Teknologi ini muncul sebagai jawaban atas keterbatasan jaringan wireline. Mobilitas manusia
yang tinggi dan informasi yang selalu dekat menjadi faktor pendorong utama berkembangnya teknogi ini. Beberapa teknologi wireless yang telah dikembangkan antara lain : WiFi, Bluetooth, WiMAX, VSAT, Infrared.

Cara Kerja Terminal

Biasanya data ditampilkan pada komputer pada jarak jauh atau dekat yang disebut dengan terminal. Fungsi dasarnya adalah untuk berhubungan dengan komputer host. Terminal juga dikenali dengan beberapa istilah, seperti: CRT – Cathode Ray Tube, VDT -Video Display Terminal atau display station.


Terminal dibagi atas 3 jenis, yaitu :

Terminal dungu (dumb), yaitu terminal yang berfungsi hanya berupaya menghantar setiap karakter yang dikirimkan ke host dan menampilkan apa saja yang dikirim oleh host.
Terminal ‘smart’ , yaitu terminal yang berfungsi menghantarkan informasi tambahan selain apa yang dikirim oleh pemakai seperti kode tertentu untuk menghindari kesalahan data yang terjadi.
Terminal pintar (intelligent), yaitu terminal yang dapat diprogramkan untuk membuat fungsi-fungsi tambahan seperti kontrol terhadap penyimpanan ke storage dan menampilkan lay-out data dari host dengan lebih bagus.

Pada saat terminal/client/terminal/client melakukan proses booting, garis besar proses yang dijalankan adalah:
  • Mencari alamat ip dari dhcp server.
  • Mengambil kernel dari tftp server.
  • Menjalankan sistem file root dari nfs server.
  • Mengambil program X-server ke dalam memory dan mulai menjalankannya.
  • Melakukan hubungan dengan xdm server dan user login ke dalam xdm server.

Fitur pada antar muka telematika

Dalam penggunaan umum, sebuah antarmuka atau interface adalah sebuah titik, wilayah, atau permukaan di mana dua zat atau benda berbeda bertemu; dia juga digunakan secara metafora untuk perbatasan antara benda. Kata interface kadangkala (biasanya dalam bidang teknik) disingkat menjadi "i/f".
Bentuk kerja dari interface berarti menghubungkan dua atau lebih benda pada suatu titik atau batasan yang terbagi, atau untuk menyiapkan kedua benda untuk tujuan tersebut.


Interface telematika adalah atribut sensor dari pertemuan sistem jaringan komunikasi dan teknologi informasi yang berhubungan dengan pengoperasian oleh pengguna. Ada 6 Fitur pada antarmuka pengguna telematika:
  • head up display system
  • tangible user interface
  • computer vision
  • browsing audio data
  • speech recognition
  • speechsynthesis


Teknologi yang  terkait antar muka  telematika


1.Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer (kayaknya jaman dulu sampe sekarang teknologi itu dipakai militer dulu baru di kasih ke orang sipil, trus kapan orang sipil bisa punya teknologi?), sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.

2.Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung. Hmm,,ngerti gak? Pasti pusing, sama.

3.Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis. Hmm,,,makin pusing deh tapi tetep dapet ilmu.

4.Browsing Audio Data

5.Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan (hebat, padahal kalo lagi di dikte sama dosen juga kita bisa ngubah suara jadi tulisan). Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.

6.Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.

sumber:
http://mrndon.com/JARINGAN%20KOMPUTER/5-Jaringan%20Wireless.pdf
http://bluewarrior.wordpress.com/2009/12/10/cara-kerja-terminal/
http://id.wikipedia.org/wiki/Antarmuka
http://id.scribd.com/doc/77423870/Pengantar-Telematika-Fitur-Pada-Antar-Muka-Telematika-Softskill
http://code86.wordpress.com/2009/11/19/layanan-interface-dan-fitur-fitur-telematika/


posted under | 1 Comments

Tugas 1 Pengantar Telematika (Semester 7)

PENGERTIAN TELEMATIKA



Telematika  berasal  dari  bahasa  perancis  “Telematique”  yang  merujuk  pada bertemunya  sistem  jaringan  komunikasi  dengan  teknologi  informasi.  Teknologi  Informasi merujuk pada sarana prasarana, sistem dan metode untuk perolehan, pengiriman, penerimaan, pengolahan,  penafsiran,  penyimpanan,  pengorganisasian,  dan  penggunaan  data  yang bermakna.
Para  praktisi  menyatakan  bahwa  “Telematics“  adalah  singkatan  dari “Telecommunication”  and “informatics”  sebagai  wujud  dari  perpaduan  konsep  Computing and  Communication.  Istilah  Telematics juga  dikenal  sebagai  “the  new  hybrid  technology” yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi  telekomunikasi  dan  informatika  menjadi  semakin  terpadu  (konvergensi).  Semula media  masih  belum  menjadi  bagian  integral  dari  isu  konvergensi  teknologi  informasi komunikasi pada saat itu.
Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata  juga  menghindarkan  media  komunikasi  baru.  Lebih  jauh  lagi  istilah  Telematika kemudian  merujuk  pada  perkembangan  konvergensi  antara  telekomunikasi,  media  dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi  Telematika  kemudian  dipahami  sebagai  sistem  elektronik  berbasiskan teknologi digital atau “The Net”. Dalam perkembangannya istilah “media” dalam Telematika berkembang  menjadi  wacana  “multimedia”.  Hal  ini  sedikit  membingungkan  masyarakat, karena istilah “multimedia” semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambigus jika istilah Telematika dipahami  sebagai  akronim  Telekomunikasi,  Multimedia dan  Informatika (http://law.ui.ac.ic/lama/telematika/index.htm).
Menurut  instruksi  presiden  RI  no.6  tahun  2001  tentang  kerangka  kebijakan perkembangan  dan  pendayagunaan  telematika  di  Indonesia  didapat  pengertian  telematika sebagai  berikut  :  “…….  Telekomunikasi,  media  dan  informatika  atau  disingkat  sebagai teknologi  telematika…”. (http://www.indonesia.go.id/id/produk_uu/isi/inpres2001/ip%206-2001%20lamp.html). Alfin  Toffler  berpendapat  bahwa  teknologi  telekomunikasi  dan  informatika,  kini populer  dengan  nama  telematika  (Yuliar,2007).  Menurut  Yusuf  Hadi  Miarso  (2007) telematika  merupakan  sinergi  teknologi  telekomunikasi  dan  informatika  untuk  keperluan pemrosesan  data  dengan  sistem  binary  (digital).  Telekomunikasi  adalah  sistem  hubungan jarak  jauh  yang  terjalin  melalui  saluran  kabel  dan  nirkabel  (gelombang  suara, elektromagnetik,  dan  cahaya).  Sedangkan  informatika adalah  pengelolaan  data  yang bermakna  dengan  sistem  binary  (digital).  Istilah  Teknologi  dan  Komunikasi  (ICT  = Information  and  Communication  Technology)  yang  lebih  dikenal  sekarang  ini  bermaksud memperluas pengertian telematika.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa Telematika merupakan  konvergensi antara teknologi Telekomunikasi , Media dan Informatika yang digunakan untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary / digital.

SEJARAH PERKEMBANGAN TELEMATIKA DI INDONESIA
Peristiwa proklamasi 1945 membawa perubahan yang bagi masyarakat Indonesia, dan sekaligus  menempatkannya  pada  situasi  krisis  jati  diri.  Krisis  ini  terjadi  karena  Indonesia sebagai  sebuah  negara  belum  memiliki  perangkat  sosial,  hukum,  dan  tradisi  yang  mapan.
Situasi itu menjadi ‘bahan bakar’ bagi upaya-upaya  pembangunan karakter bangsa di tahun 50-an  dan  60-an.  Di  awal  70-an,  ketika  kepemimpinan soeharto,  orientasi  pembangunan bangsa digeser ke arah ekonomi, sementara proses –  proses yang dirintis sejak tahun 50-an belum mencapai tingkat kematangan.
Dalam  latar  belakang  sosial  demikianlah  telekomunikasi  dan  informasi,  mulai  dari radio, telegrap, dan telepon, televisi, satelit telekomunikasi, hingga ke internet dan perangkat multimedia  tampil  dan  berkembang  di  Indonesia.  Perkembangan  telematika  penulis  dibagi menjadi 2 masa yaitu masa sebelum atau pra satelit dan masa satelit.

Trend Ke Depan Telematika
Teknologi makin ke depan semakin pesat terutama dalam hal performa, dalam contoh kecil pada saat jaman dahulu terdapat PC dengan berbagai macam jenis hingga sekarang ini dengan penggunaan leptop sebagai mini PC membuat perkembangan teknologi berkembang.
Tidak lain hal nya dalam bidang telekomunikasi, tersedianya fitur NFC semakin menambah daftar jaringan nirkabel dalam telekomunikasi. pada saat itu hanya terdapat teknologi infra red dan bluetooth oleh karena itu perkembangan ke depannya untuk teknologi sepertinya akan berjalan lebih baik lagi dengan teknolpogi yang lebih canggih dan easy to use (mudah digunakan) oleh semua kalangan. mungkin itu pendapat dari saya tentang trend telematika.



Arsitektur Telematika


Klien-server atau client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak server.
Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dan komponen server. Komponen klien juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end. Komponen klien dari aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukan data dari pengguna. Komponen klien tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request dari klien, dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada klien. Klien pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna.

Arsitektur sisi klien
Ada beberapa karakteristik dari sisi klien pada umunya sudah kita ketahui, yaitu :
1. Pihak klien selalu memulai permintaan/permohonan ke pihak server
2. Setelah mengirim permintaan, kemudian klien akan menunggu balasan atau jawaban atas permintaannya dari server
3. Menerima balasan dari server atas permintaannya
4. Biasanya klien akan terhubung ke sejumlah kecil dari server pada satu waktu
5. Biasanya berinteraksi langsung dengan end-user (pengguna akhir) dengan menggunakan user interface (antarmuka pengguna)
6. Khusus jenis klien mencakup web browser, email klien dan online chat klien

Arsitektur Sisi Server
Sama dengan sisi klien (client side), sisi server (side server) juga memiliki karakteristik seperti di bawah ini :
1. Sebagai penyedia layanan, sisi server akan selalu menunggu permintaan dari sisi klien
2. Sesuai dengan tugasnya, melayani dan menjawab permintaan data yang diminta oleh klien
3. Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan klien
4. Jenis server khusus mencakup web server, FTP server, database server, email server, file server, print server. Mayoritas dari web layanan tersebut juga merupakan jenis server.


Layanan Telematika


Telematika memiliki beberapa layanan, yaitu :
1. Layanan Informasi / Information Service
Layanan telematika ini menggabungkan sistem komunikasi dan kendaraan bergerak seperti mobil untuk memberika informasi secara langsung. Contohnya adalah Navigation assistant (real-time traffic information).

2. Layanan Telematika dalam Bidang Keamanan
Layana ini memberikan fasilitas untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan tidak seharusnya. Layanan ini dapat mengurangi tingkat kejahatan seperti penjurian. Contohnya adalah Emergency rescue with 911, Car location tracing (thief-proof).

3. Layanan Context-Aware dan Event-base / Context-Aware Service
Context awareness adalah kemampuan sebuah sistem untuk memahami pengguna, network, lingkungan dan dengan demikian melakukan adaptasi yan dinamis sesuai kebutuhan. Contohnya Vehicle Diagnostic Service, Car Insurance based on driving statistic.

4. Layanan Perbaikan Sumber / Resource Discovery Service / RDS
Layanan untuk menemukan utilitas yang diperlukan. RDS juga berfungsi untuk pengindeksan lokasi layanan utilitas untuk mempercepat kecepatan penemuan. Contohnya adalah Yellow pages service.

sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Klien-server
http://avanza250.wordpress.com/2012/11/23/arsitektur-sisi-client-dan-sisi-server/
http://siraith.files.wordpress.com/2011/02/sejarah-telematika.pdf
http://habib1010.wordpress.com/2012/11/06/layanan-telematika/

posted under | 1 Comments

Tugas 1 (Unsur 4W + 1H) (Pengantar Telematika)


Apa itu Telematika ?

  • Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia Teknologi Telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan Informatika. Senada dengan pendapat pemerintah, TELEMATIKAdiartikan sebagai singkatan dari  TELE= telekomunikasi, MA = multimedia, dan TIKA = informatika.
  • Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL): Telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, termasuk siaran radio maupun televisi dan multimedia.
  • Secara umum, istilah telematikadipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS(Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  • Secara lebih spesifik, istilah telematikadipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

Dimana Telematika digunakan?

1. E-goverment
E-goverment  dihadirkan  dengan  maksud  untuk  administrasi  pemerintahan  secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badanyang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan  pendayagunaan  teknologi  telematika  di  Indonesia,  serta  memfasilitasi  dan  memantau pelaksanaannya[15].
Tim  tersebut  memiliki  beberapa  terget.  Salah  satu  targetnya  adalah  pelaksanaan pemerintahan online atau e-goverment dalam bentuk situs/web internet. Dengan e-goverment, pemerintah  dapat  menjalankan  fungsinya  melalui  sarana  internet  yang  tujuannya  adalah memberi  pelayanan  kepada  publik  secara  transparan  sekaligus  lebih  mudah,  dan  dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja.
E-goverment  juga  dimaksudkan  untuk  peningkatan  interaksi,  tidak  hanya  antara pemerintah  dan  masyarakat,  tetapi  juga  antar  sesama unsur  pemerintah  dalam  lingkup nasional, bahkan intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam  e-goverment,  antara  lain  adalah  profil  wilayah  atau  instansi,  data  statistik,  surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

2. E-commerce
Prinsip  e-commerce  tetap  pada  transaksi  jual  beli.  Semua  proses  transaksi perdagangan
dilakukan  secara  elektronik.  Mulai  dari  memasang  iklan  pada  berbagai  situs  atau  web,
membuat  pesanan  atau  kontrak,  mentransfer  uang,  mengirim  dokumen,  samapi  membuat claim.
Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut  regulasi,  pengiriman  perangkat  lunak  (soft  ware),  erbankan,  perpajakan,  dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain,yakni e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik,kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan  transaksi melalui mobile phone, ATM (Automatic Teller Machine - Anjungan Tunai Mandiri), bahkan membeli pulsa.

3. E-learning
Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap  muka  yang  konvensional  ke  arah  pendidikan  yang  lebih  terbuka.  Di  Indonesia  sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar  jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.
Kenyataan  tersebut  dapat  dimungkinkan  dengan  adanya teknologi  telematika,  yang dapat  menghubungkan  guru  dengan  muridnya,  dan  mahasiswa  dengan  dosennya.  Melihat hasil  perolehan  belajar  berupa  nilai  secara  online, mengecek  jadwal  kuliah,  dan  mengirim naskah tugas, dapat dilakukan.
Peranan  web  kampus  atau  sekolagh  termasuk  cukup  sentral  dalam  kegiatan pembelajaran  ini.  Selain  itu,  web  bernuansa  pendidikan  non-institusi,  perpustakaan  online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning  dapat  diakses  oleh  siapapun  yang  memerlukan  tanpa  pandang  faktor  jenis  usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
Hampir  seluruh  kampus  di  Indonesia,  dan  beberapa  Sekolah  Menegah  Atas  (SMA),  telah memiliki web. Di DKI Jakarta, proses perencanaan pembelajaran dan penilaian sudah melalui sarana internet  yang  dikenal  sebagai  Sistem  Administrasi  Sekolah (SAS)  DKI,  dan  ratusan web yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian tersebar di dunia internet.
Bentuk  telematika  lainnya  masih  banyak  lagi,  antara lain  ada  e-medicine,  elaboratory,  e-  technology,  e-research,  dan  ribuan  situs  yang  memberikan  informasi  sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah  GPS  (Global  Position  System),  atau  sejenisnya seperti  GLONAS  dan  GALILEO, Google  Earth, 3G,  dan kini  4G,  kompas  digital,  sitem navigasi  digital untuk  angkutan laut dan udara, serta teleconference.

Sejarah Perkembangan Telematika di Indonesia

Peristiwa proklamasi 1945 membawa perubahan yang bagi masyarakat Indonesia, dan sekaligus  menempatkannya  pada  situasi  krisis  jati  diri.  Krisis  ini  terjadi  karena  Indonesia sebagai  sebuah  negara  belum  memiliki  perangkat  sosial,  hukum,  dan  tradisi  yang  mapan.
Situasi itu menjadi ‘bahan bakar’ bagi upaya-upaya  pembangunan karakter bangsa di tahun 50-an  dan  60-an.  Di  awal  70-an,  ketika  kepemimpinan soeharto,  orientasi  pembangunan bangsa digeser ke arah ekonomi, sementara proses –  proses yang dirintis sejak tahun 50-an belum mencapai tingkat kematangan.
Dalam  latar  belakang  sosial  demikianlah  telekomunikasi  dan  informasi,  mulai  dari radio, telegrap, dan telepon, televisi, satelit telekomunikasi, hingga ke internet dan perangkat multimedia  tampil  dan  berkembang  di  Indonesia.  Perkembangan  telematika  penulis  dibagi menjadi 2 masa yaitu masa sebelum atau pra satelit dan masa satelit.

Bidang apa saja yang terkait dengan telematika?

Belakangan  baru  disadari  bahwa  penggunaan  sistem komputer  dan  sistem  komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah Telematika kemudian merujuk  pada perkembangan  konvergensi  antara  teknologi  Telekomunikasi, Media  dan  Informatika  yang  semula masing -  masing  berkembang  secara  terpisah.
Serta banyak bidang/Sistem yang memanfaatkan telematika antara lain :
  •         Telekomunikasi
  •     Pengolahan data,
  •  Jaringan kendali sistem tenaga listrik
  •        Armada transportasi
  •        Pendukung administrasi pemerintahan dan layanan sosial dan lain – lain.
Source:



posted under | 1 Comments
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

My Pet..

Get snow effect

Chat Box

About this blog

Tempat kuliahku

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Zept Vengeance. Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

About Me

Foto saya
w orang yg simple n ga neko2..

Followers

Text


Recent Comments