Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan

Laporan Ilmiah (Tugas Bahasa Indonesia 2)


Nama : Asep Indra Kusumah
Kelas  : 3ka28
NPM   : 11110169



LAPORAN ILMIAH


1. Pengertian Laporan Ilmiah
Laporan ialah suatu wahana penyampaian berita, informasi, pengetahuan, atau gagasan dari seseorang kepada orang lain. Laporan ini dapat berbentuk lisan dan dapat berbentuk tulisan. Laporan yang disampaikan secara tertulis merupakan suatu karangan. Jika laporan ini berisi serangkaian hasil pemikiran yang diperoleh dari hasil penelitian, pengamatan ataupun peninjauan, maka laporan ini termasuk jenis karangan ilmiah. Dengan kata lain, laporan ilmiah ialah sejenis karangan ilmiah yang mengupas masalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang sengaja disusun untuk disampaikan kepada orang-orang tertentu dan dalam kesempatan tertentu.

Dasar Membuat Laporan Ilmiah


Ada beberapa hal yang mendasari dalam pembuatan Laporan Ilmiah. Diantaranya :



  • Kegiatan menulis laporan ilmiah merupakan kegiatan utama terakhir dari suatu kegiatan ilmiah.
  • Laporan ilmiah mengemukakan permasalahan yang ditulis secara benar, jelas, terperinci, dan ringkas.
  • Laporan ilmiah merupakan media yang baik untuk berkomunikasi di lingkungan akademisi atau sesama ilmuwan.
  • Laporan ilmiah merupakan suatu dokumen tentang kegiatan ilmiah dalam memecahkan masalah secara jujur, jelas, dan tepat tentang prosedur, alat, hasil temuan, serta implikasinya.
  • Laporan ilmiah dapat digunakan sebagai acuan bagi ilmuwan lain sehingga syarat-syarat tulisan ilmiah berlaku juga untuk laporan.


2. Jenis-jenis Laporan Ilmiah


Dari beberapa sumber yang ada, terdapat 3(tiga) jenis Laporan Ilmiah yaitu sebagai berikut :


a. Laporan Lengkap (Monograf)



  • Menjelaskan proses penelitian secara menyeluruh.
  • Teknik penyajian sesuai dengan aturan (kesepakatan) golongan profesi dalam bidang ilmu yang bersangkutan.
  • Menjelaskan hal-hal yang sebenarnya yang terjadi pada setiap tingkat analisis.
  • Menjelaskan (juga) kegagalan yang dialami,di samping keberhasilan yang dicapai.
  • Organisasi laporan harus disusun secara sistamatis (misalnya :judul bab,subbab dan seterusnya,haruslah padat dan jelas).

b. Artikel Ilmiah


  • Artikel ilmiah biasanya merupakan perasan dari laporan lengkap.
  • Isi artikel ilmiah harus difokuskan kepada masalah penelitian tunggal yang obyektif.
  • Artikel ilmiah merupakan pemantapan informasi tentang materi-materi yang terdapat dalam laporan lengkap.

c. Laporan Ringkas
Laporan ringkas adalah penulisan kembali isi laporan atau artikel dalam bentuk yang lebih mudah dimengerti dengan bahasa yang tidak terlalu teknis (untuk konsumsi masyarakat umum).

3. Fungsi Laporan Ilmiah

Laporan penelitian mengkomunikasikan kepada pembaca seperangkat data dan ide spesifik. Ide spesifik. Spesifik tersebut disampaikan secara jelas dan cukup rinci agar dapat dievaluasi.
Laporan Ilmiah harus dilihat sebagai sumbangan dalam khasanah ilmu pengetahuan.
Laporan Ilmiah harus berfungsi sebagai stimulator dan mengarahkan pada penelitian selanjutnya.


4. macam-macam laporan
a.laporan berbentuk formulir isian
laporan ini biasanya telah disiapkan blanko daftar isian yang diserahkan pada tujuan yang akan dicapai.

b. laporan berbentuk surat

laporan yang bentuk surat prinsipnya sama dengan surat biasa perbedaannya terlatak pada isi dan panjang surat.

c. laporan berbentuk memorandum

laporan berbentuk memo atau catatan pendek lebih singkat dibanding surat.laporan ini sering digunakan dalam lingkungan organisasi/lembaga/antara atasan dan bawahan dalam suatu hubungan kerja.

d. laporan perkembangan dan keadaan

laporan perkembangan adalah laporan yang bertujuan untuk menyampaikan perkembangan,perubahan yang sudah dicapai dalam usaha untuk mencapai tujuan/sasaran yang telah ditentukan tujuannya untuk menyebarkan kondisi yang ada pada saat laporan itu dibuat.

e. laporan berkela

laporan berkela dibuat secara rutin (harian,mingguan,bulanan,tahunan) misalnya laporan keuangan,produksi dan peningkatan prestasi.

f. laporan laboratoris/hasil penelitian

laporan laboratoris tujuannya untuk menyampaikan hasil dari percobaan/penelitian yang dilakukan dilaboratorium.

g. laporan formal/semi formal

laporan formal ialah laporan yang memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu/sistematika baku sebuah laporan ilmiah.jika tidak lengkap menjadi laporan semi formal. 

5. Ciri - Ciri Laporan yang baik


Laporan yang baik mendukung beberapa hal antara lain:



  • Penggunaan bahasa yang ilmiah (baku). 
  • Dalam penulisan laporan hanya menerima tulisan dengan jenis perintah bukan tanya.
  • Laporan disertakan dengan identifikasi masalah
  • Data yang lengkap sebagai pendukung laporan
  • Adanya kesimpulan dan saran
  • Laporan dibuat menarik dan juga interaktif


6. Syarat Laporan Ilmiah


Suatu karya dapat dikatakan ilmiah jika memenuhi syarat sebagai berikut :

  1. Penulisannya berdasarkan hasil penelitian, disertai pemecahannya
  2. Pembahasan masalah yang dikemukakan harus obyektif sesuai realita/ fakta
  3. Tulisan harus lengkap dan jelas sesuai dengan kaidah bahasa, Pedoman Umum
  4. Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD), serta Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI)
  5. Tulisan disusun dengan metode tertentu
  6. Tulisan disusun menurut sistem tertentu
  7. Bahasanya harus lengkap, terperinci, teratur, ringkas, tepat, dan cermat sehingga tidak terbuka kemungkinan adanya ambiguitas, ketaksaan, maupun kerancuan.
Source:
http://dahlanforum.wordpress.com/2009/08/29/menyusun-laporan-ilmiah/
http://ilmucerdas.wordpress.com/profil/cara-penulisan-laporan-ilmiah/
http://mikhaanitaria.blogspot.com/2010/04/laporan-ilmiah.html
http://repository.binus.ac.id/content/A0282/A028263511.ppt
http://zufraenimochammad.blogspot.com/2013/01/laporan-ilmiah.html
http://muhammadazman12.blogspot.com/
http://mikhaanitaria.blogspot.com/2010/04/laporan-ilmiah.html











posted under | 12 Comments

Metode Ilmiah (Tugas Bahasa Indonesia 2)

Nama : Asep Indra Kusumah
Kelas : 3ka28
NPM : 11110169

METODE ILMIAH 



1. Pengertian Metode Ilmiah

Metode ilmiah atau proses ilmiah (bahasa Inggris: scientific method) merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.

2. Tujuan mempelajari Metode Ilmiah
  • Untuk meningkatkan keterampilan, baik dalam menulis, menyusun, mengambil kesimpulan maupun dalam menerapkan prinsip-prinsip yang ada.
  • Untuk mengorganisasikan fakta
  • Merupakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis.
  • Untuk mencari ilmu pengetahuan yang dimulai dari penentuan masalah, pengumpulan data yang relevan, analisis data dan interpretasi temuan, diakhiri dengan penarikan kesimpulan.
  • Mendapatkan pengetahuan ilmiah (yang rasional, yang teruji) sehingga merupakan pengetahuan yang dapat diandalkan.

 3. Sikap Ilmiah

Sikap ilmiah adalah sikap yang seharusnya dimiliki oleh seorang peneliti, untuk dapat melalui proses penelitian yang baik dan hasil yang baik pula.

 Sikap-sikap ilmiah meliputi:
  • Obyektif terhadap fakta. Obyektif artinya menyatakan segala sesuatu tidak dicampuri oleh perasaan senang atau tidak senang. Contoh: Seorang peneliti menemukan bukti pengukuran volume benda 0,0034 m3, maka ia harus mengatakan juga 0,0034m3, padahal seharusnya 0,005m3.
  • Tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan bila belum cukup data yang mendukung kesimpulan itu.Contoh: Ketika seorang ilmuwan menemukan hasil pengamatan suatu burung mempuyai paruh yang panjang dan lancip, maka dia tidak segera mengatakan semua burung paruhnya panjang dan lancip, sebelum data-datanya cukup kuat mendukung kesimpulan tersebut.
  • Berhati terbuka artinya bersedia menerima pandangan atau gagasan orang lain, walaupun gagasan tersebut bertentangan dengan penemuannya sendiri. Sementara itu, jika gagasan orang lain memiliki cukup data yang mendukung gagasan tersebut maka ilmuwan tersebut tidak ragu menolak temuannya sendiri.
  • Tidak mencampuradukkan fakta dengan pendapat. Contoh: Tinggi batang kacang tanah di pot A pada umur lima (5) hari 2 cm, yang di pot B umur lima hari tingginya 6,5 cm. Orang lain mengatakan tanaman kacang tanah pada pot A terlambat pertumbuhannya, pernyataan orang ini merupakan pendapat bukan fakta.
  • Bersikap hati-hati. Sikap hati-hati ini ditunjukkan oleh ilmuwan dalam bentuk cara kerja yang didasarkan pada sikap penuh pertimbangan, tidak ceroboh, selalu bekerja sesuai prosedur yang telah ditetapkan, termasuk di dalamnya sikap tidak cepat mengambil kesimpulan. Pengambilan kesimpulan dilakukan dengan penuh kehati-hatian berdasarkan fakta-fakta pendukung yang benar-benar akurat.
  • Sikap ingin menyelidiki atau keingintahuan (couriosity) yang tinggi. Bagi seorang ilmuwan hal yang dianggap biasa oleh orang pada umumnya, hal itu merupakan hal penting dan layak untuk diselidiki.apabila menghadapi suatu masalah yang baru dikenalnya,maka ia beruasaha mengetahuinya; senang mengajukan pertanyaan tentang obyek dan peristiwa; kebiasaan menggunakan alat indera sebanyak mungkin untuk menyelidiki suatu masalah; memperlihatkan gairah dan kesungguhan dalam menyelesaikan eksprimen.
  • Sikap menghargai karya orang lain, Tidak akan mengakui dan memandang karya orang lain sebagai karyanya, menerima kebenaran ilmiah walaupun ditemukan oleh orang atau bangsa lain.
  • Sikap tekun, Tidak bosan mengadakan penyelidikan, bersedia mengulangi eksprimen yang hasilnya meragukan’ tidak akan berhenti melakukan kegiatan –kegiatan apabila belum selesai; terhadap hal-hal yang ingin diketahuinya ia berusaha bekerja dengan teliti.
  4. Langkah Pelaksanaan Penulisan Ilmiah

Bentuk laporan penulisan PI, terdiri dari :
1. Bagian Awal

Bagian Awal ini terdiri dari:
1. Halaman Judul
2. Lembar Pernyataan
3. Lembar Pengesahan
4. Abstraksi
5. Halaman Kata Pengantar
6. Halaman Daftar Isi
7. Halaman Daftar Tabel
8. Halaman Daftar Gambar: Grafik, Diagram, Bagan, Peta dan sebagainya
2. Bagian Tengah.
1. Bab Pendahuluan
2. Bab Landasan Teori
3. Metode Penelitian
4. Bab Analisis Data dan Pembahasan
5. Bab Kesimpulan dan Saran
3. Bagian Akhir.
3.Bagian akhir terdiri dari:
            1. Daftar Pustaka
            2. Lampiran

Penjelasan secara terinci dari Struktur Penulisan Skripsi dapat dilihat sebagai berikut :
A. Bagian Awal.
            Pada bagian ini berisi hal-hal yang berhubungan dengan penulisan skripsi    yakni sebagai berikut :
1. Halaman Judul
         Ditulis sesuai dengan cover depan Penulisan Skripsi standar sesuai universitas masing – masing mahasiswa.
2. Lembar Pernyataan
            Merupakan halaman yang berisi pernyataan bahwa penulisan skripsi ini merupakan hasil karya sendiri bukan hasil plagiat atau penjiplakan terhadap hasil karya orang lain.

3. Lembar Pengesahan
            Pada Lembar Pengesahan ini berisi Daftar Komisi Pembimbing, Daftar Nama Panitia Ujian yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Anggota. Pada Bagian bawah sendiri juga disertai tanda tangan Pembimbing dan Kepala Bagian Sidang Sarjana.

4. Abstraksi
            Yakni berisi ringkasan tentang hasil dan pembahasan secara garis besar dari Penulisan Skripsi dengan maximal 1 halaman.

5. Kata Pengantar
            Berisi ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut berperan serta dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan Skripsi (a.l. Rektor, Dekan, Ketua Jurusan, Pembimbing, Perusahaan, dll ).

6. Halaman Daftar Isi
            Berisi semua informasi secara garis besar dan disusun berdasarkan nomor urut halaman.

7. Halaman Daftar Tabel
8. Halaman Daftar Gambar, Daftar Grafik, Daftar Diagram

B. Bagian Tengah.
1. Pendahuluan
            Pada Bab Pendahuluan ini terdiri dari beberapa sub pokok bab yang meliputi antara lain :

a. Latar Belakang Masalah
Menguraikan tentang alasan dan motivasi dari penulis terhadap topik permasalahan yang bersangkutan.
b. Rumusan Masalah
Berisi masalah apa yang terjadi dan sekaligus merumuskan masalah dalam penelitian yang bersangkutan.
c. Batasan Masalah
Memberikan batasan yang jelas pada bagian mana dari persoalan atau masalah yang dikaji dan bagian mana yang tidak.
d. Tujuan Penelitian
Menggambarkan hasil-hasil apa yang bisa dicapai dan diharapkan dari penelitian ini dengan memberikan jawaban terhadap masalah yang diteliti.
e. Metode Penelitian
Menjelaskan cara pelaksanaan kegiatan penelitian, mencakup cara pengumpulan data, alat yang digunakan dan cara analisa data.
Jenis-Jenis Metode Penelitian :
a. Studi Pustaka : Semua bahan diperoleh dari buku-buku atau jurnal.
b. Studi Lapangan : Data diambil langsung di lokasi penelitian.
c. Gabungan : Menggunakan gabungan kedua metode di atas.
f. Sistematika Penulisan
Memberikan gambaran umum dari bab ke bab isi dari Penulisan Ilmiah
2. Landasan Teori
            Menguraikan teori-teori yang menunjang penulisan / penelitian, yang bisa diperkuat dengan menunjukkan hasil penelitian sebelumnya.

3. Metode Penelitian
            Menjelaskan cara pengambilan dan pengolahan data dengan menggunakan alat-alat analisis yang ada.

4. Analisis Data dan Pembahasan
            Membahas tentang keterkaitan antar faktor-faktor dari data yang diperoleh dari masalah yang diajukan kemudian menyelesaikan masalah tersebut dengan metode yang diajukan dan menganalisa proses dan hasil penyelesaian masalah.

5. Kesimpulan (dan Saran)
            Bab ini bisa terdiri dari Kesimpulan saja atau ditambahkan Saran.
- Kesimpulan
Berisi jawaban dari masalah yang diajukan penulis, yang diperoleh dari penelitian.

- Saran
Ditujukan kepada pihak-pihak terkait, sehubungan dengan hasil penelitian.

C. BAGIAN AKHIR
- Daftar Pustaka
Berisi daftar referensi (buku, jurnal, majalah, dll), yang digunakan dalam penulisan

- Lampiran
Penjelasan tambahan, dapat berupa uraian, gambar, perhitungan-perhi tungan, grafik atau tabel, yang merupakan penjelasan rinci dari apa yang disajikan di bagian-bagian terkait sebelumnya.


Source: 
http://id.wikipedia.org/wiki/Metode_ilmiah
http://redmycloudy.blogspot.com/2009/10/metode-ilmiah.html
http://www.panksgatsred.blogspot.com/
http://id.scribd.com/doc/40750397/Sikap-Ilmiah
http://tpardede.wikispaces.com/Unit+1.2.3+IPA+Sebagai+Sikap+Ilmiah
http://dya08webmaster.blog.com/2012/04/20/karya-ilmiah-ciri-ciri-macam-macam-sikap-ilmiah/
http://nabella2326.blogspot.com/2012/06/langkah-langkah-pelaksanaan-penulisan.html


posted under | 1 Comments

Tugas Teknik Kompilasi (Analisa Leksikal)

Tugas Teknik Kompilasi (Analisa Leksikal)

NAMA      : ASEP INDRA KUSUMAH
KELAS    : 3KA28
NPM         : 11110169


Analisa Leksikal Program Volume Bola dengan PASCAL


Hasil analisa leksilal:

        1. Identifier (R, V)
        2. reserve word (var, real, begin, clrscr, write, readln, writeln, end)
        3. Nilai Konstanta (4/3, pi)
        4. Operator (/, *,:=)

Pemasukan Coding



Penjelasan: jika dilihat dari coding bola ini maka kita gunakan variable R sebagai jari – jari dan sebagai volume, lalu clrscr berfungsi agar jika di run tulisan di atas akan hilang, lalu masukkan jari – jari dan hitung volume bole lalu setelah itu diproses dan setelah selesai maka hasil dari volume bola itu akan diketahui dan selesai.



Output


posted under | 1 Comments

Bahasa Indonesia 2 (Berfikir Deduktif)

NAMA   : ASEP INDRA KUSUMAH
KELAS : 3ka28
NPM      : 11110169

Berfikir Deduktif 

Deduksi berasal dari bahasa inggris deduction yang berarti penarikan kesimpulan dari keadaan-keadaan yang umum, menemukan yang khusus dari yang umum. penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya menggunakan pola berfikir yang dinamakan silogismus. metode berfikir deduktif adalah metode berfikir yang menetapkan hal - hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian - bagiannya yang khusus.
silogisme kategorial
disusun berdasarkan kelasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor.

contoh: 
> semua mahasiswa adalah lulusan SLTA (mayor)
> Badu adalah mahasiswa (minor)
> Badu lulusan SLTA (kesimpulan)

silogisme hipotesis
silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis. konditional hipotesis yaitu bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. bila minornya menolak anteseden, simpualannya juga menolak konsekuen.

contoh: 
> jika tidak ada air, manusia akan kehausan (mayor)
> makhluk hidup itu mati (minor)
> jadi, manusia akan kehausan (kesimpulan)

silogisme alternatif
silogisme yang terdiri dari atas premis mayor berupa proposisi alternatif. proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. simpulannya akan menolak alternatif yang lain.

contoh:
> Eyang subur berada di jakarta atau bandung (mayor)
> Eyang subur berada di bandung (minor)
> jadi, Eyang subur tidak berada di jakarta (kesimpulan)

silogisme entinem
silogisme yang jarang ditemukan dalam kehidupan sehari - hari, baik dalam tulisan maupun lisan. yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.

contoh:
> Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam sayembara itu.
> anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu anda berhak menerima hadiah.

Source: Buku bahasa Indonesia 2 untuk universitas.

 

posted under | 1 Comments

Artikel Tugas (Bahasa Indonesia 2)


Konsep umum Android



Siapa yang tidak tahu sistem operasi yang satu ini, OS ini sudah sangat berkembang dan banyak diminati untuk dipelajari oleh developer untuk membuat sebuah aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Pada perangkat berbasis android memiliki konsep dengan hanya memiliki satu layar antarmuka (Interface). Sebagai contoh ketika kita memulai menghidupkan Android akan muncul layar Home dan bila kita membuka aplikasi maka UI (User Interface) akan menumpuk dan jika kita membuka option pada aplikasi tersebut, maka UI (User Interface) akan menimpa pada UI yang sudah kita buka sebelumnya.

Proses  - proses yang tadi direkam pada contoh di atas itu adalah dengan sistem Activity Manager. Setiap User Interface diwakili dalam beberapa kelas Activity yang berfungsi untuk memisahkan siklus sesuai dengan kontrol yang kita buat sesuai dengan fungsi dari masing – masing kelas Activity yang kita gunakan.

Pada saat siklus tersebut berjalan, kita tidak bisa mengontrol setiap statunya karena sudah ditangani oleh sistem, namun kita gunakan method untuk melihat status sesuai dengan perubahan siklus yang akan kita perintahkan.

Berikut adalah jenis status pada setiap Activity yang digunakan:

- onCreate(bundle) : Berfungsi untuk memanggil dimana saat 
                                  aplikasi mulai dijalankan. Kita gunakan 
                                  ini untuk deklarasi variabel dan membuat 
                                  user interface.
- onStart()               : Mengindikasi activity yang ditampilkan.
- onResume()          : Status ini dipanggil ketika sebuah aplikasi 
                                   kita mulai berinteraksi dengan pengguna. 
                                   Dan pada status ini, kita diharuskan untuk 
                                   memberik (embed) media yang menarik 
                                   perhatian user (pengguna), agar aplikasi 
                                   yang dilihat menarik dan tidak 
                                  membosankan.
- onPause()             : Pada status ini, dipanggil pada saat aplikasi
                                  kembali ke halaman sebelumnya dan 
                                  biasanya karena adanya activity baru yang 
                                  dijalankan.Dan pada status ini, cocok untuk 
                                  meletakkan algoritma penyimpanan (saver).
- onStop()               : Pada status ini, status dipanggil pada saat 
                                 aplikasi berjalan di belakang layar dengan
                                 waktu cukup lama.
onRestart()          : Status ini mengembalikan activity ketika kita
                                  menggunakan status stop.       
- onDestroy()           : Status ini dipanggil pada saat aplikasi 
                                   benar - benar berhenti.
onSaveInstanceState(Bundle) : method ini mengizinkan setiap
                                                       activity untuk menyimpan 
                                                       setiap status instance.
onRestoreInstanceState(bundle) : Status ini memanggil 
                                                           kembali activity dari status 
                                                         sebelumnya yang disimpan 
                                                         oleh onSaveInstanceState(Bundle).   
                                                           
Aplikasi android terdiri atas 4 bagian, antara lain:


1.  Activity
   Activity yaitu bagian dari sebuah aplikasi untuk berinteraksi 
   dengan pengguna (user). Setiap activity mempunyai sebuah
   user interface, contohnya pada saat kita   mendengarkan lagu 
   dengan music player dan dengan menmpilkan list lagu yang kita 
   dengarkan.

2. Service
   Service tidak mempunyai user interface, namun berjalan secara 
   background. Misalakan pada saat kita  mendengarkan lagu 
   dengan music player, kita masih bisa menjalankan aplikasi lainnya.


3.  Broadcast Receiver
   Pada bagian ini, digunakan untuk memberi isyarat dari sebuah 
   sistem Android. Misalnya, pemberitahua kalau baterai low dan 
   harus di charge.

4Content Providers
    Dengan bagian ini, aplikasi lain dapat mengakses data kita agar 
   dapat disimpan pada aplikasi pihak ketiga. Pada contohnya, 
   ada sebuah aplikasi untuk memindahkan informasi kontak yang 
   kita miliki dan kita simpan pada aplikasi tersebuah sebagai media 
   backup kontak.
                               
Resource
Resource ini digunakan untuk menyimpan berbagai file yang digunakan untuk pembuatan aplikasi dan disesuaikan dengan fungsi. Untuk file non-coding misalkan berbentuk image, audio, video dan lain – lain. Gambar berformat JPG dan PNG pada sebuah aplikasi, biasanya disimpan pada folder res/drawable. Ikon aplikasi disimpan pada res/drawable-ldpi dan file audio disimpan pada res/raw. Dan terakhir pada file XML yang berfungsi untuk pembuatan user interface disimpan pada folder res/layout.

source:
- Arif akbarul huda. 24 Jam Pintar Pemrograman Android. yogyakarta: Andi Yogyakarta, 2012

posted under | 1 Comments

“Perjuangan di Masa Muda” [tugas B.I part 2]


“Perjuangan di Masa Muda”
Kisah: Aboy [tukang bakso cuanki]


Nama: Asep Indra Kusumah
Kelas: 3ka28
NPM: 11110169
















Terlihat dari jauh pada saat saya menyapa dengan nama panggilan ‘aboy’ seorang anak muda yang berjuang untuk berjualan bakso demi menyambung hidupnya yang saat ini sudah memiliki seorang istri sebagai pencari nafkah di pun bercerita kepada saya tantang penting nya arti manfaat di masa muda digunakan untuk hal yang bermanfaat.

Saya sudah sangat akrab dari saya masih SMP dan sekarang berumur kira – kira 25 tahun dan sekarang sudah bekeluarga dan memiliki seorang anak dan disini bang ‘aboy’ akan bercerita tentang masa mudanya yang penuh dengan perjuangan dan disini dia berpendidikan terakhir sampai SMA dan tidak dapat melanjutkan kembali ke jenjang yang lebih tinggi karena masalah ekonomi.

Dia bercerita kalau dahulu hidupnya sebagai seorang anak muda sangat kacau karena dahulu dia menyia-nyiakan masa mudanya untuk hal yang tidak bermanfaat dengan cara mabuk yang membuat dia salah pergaulan dan setelah peristiwa itu dia tersadar dan pada saat itu dia memiliki seorang istri dan sadar bahwa masa mudanya sangat salah dan sangat menyesal sekali apa yang sudah diperbuatnya pada masa lalu itu dan oleh karena itu dia menceritakan kepada saya bagaimana arti hidup itu dan kita sebagai generasi muda harus menjadi pemuda yang berguna bagi bangsa dan negara minimal berguna bagi lingkungan di sekitarnya.

Tekadnya yang kuat pada saat itu untuk merubah hidupnya dan juga untuk membiayai istri dia tersadar dan saat itu pula dia mulai berjualan bakso cuanki di daerah rumah saya dan saat itu pula dia berubah secara perlahan menjadi seorang yang lebih baik dan saat itulah dia menjadi penjual tetap di daerah saya dan sekarang berjualan di dekat SMP dekat rumah saya dan orangnya yang humoris dan santai membuat saya ingin tahu kisah hidupnya dan dari sinilah saya mendapat pencerahan bagaimana menjadi seorang yang berguna untuk nantinya di masa depan.

Hobi nya dalam sepakbola membuat dia saat ini menjadi seorang pelatih dari klub sepak bola dan juga sisi lain sebagai tukang bakso dan karena tekad yang kuat pasti akan tercapai yang kita inginkan. Bang ‘aboy’ ini dahulu ingin sekali menjadi pemain bola internasional membuat dia tekun dalam hal bidang sepakbola dan sering sekali bermain bola di lapangan daerah saya sekaligus berjualan bakso dari bandung yaitu cuanki dan sudah berjualan sudah lama kurang lebih 5 tahun lebih membuat saya dan juga dia sudah berteman baik.

Dalam hal ini juga dia berpesan kepada saya supaya jalani ilmu dengan baik dan juga dituntut untuk belajar dan menjadi orang yang berguna di masa muda ini daripada menjadi seorang yang banyak bermain tidak karuan yang membuat kita menjadi orang yang tidak ada gunanya. Dia juga berpesanaga tidak usah memikirkan pekerjaan untuk sekarang ini cukup kuliah dan fokus untuk belajar dan menuntut ilmu agar menjadi orang yang bermanfaat nantinya dan juga tidak melupakan sholat itu sama dengan nasihat dari bapak saya karena kunci untuk menyamankan hati itu adalah dengan sholat karena bisa menghindari sifat munkar.

Memang benar usaha yang keras dan belajar itu tidak akan menghianati dan hasilnya akan kita raih dan itu akan terjadi jika kita sebagai generasi muda mau berfikir kreatif dan cerdas dalam melakukan suatu hal dan dari sinilah saya mendapatkan inspirasi agar menjadi cambuk bagi saya untuk menjadi orang yang lebij baik dan diterima di masyarakat untuk kedepannya. Terima kasih untuk bang ‘aboy’ untuk cerita, pengalaman dan juga pesannya semoga bermanfaat bagi saya dan juga pembaca yang membaca kisah hidup ini.

Arigato gozaimasu..!!(badegos Ronggas)

posted under | 1 Comments

"My Profil (Asep Indra Kusumah)"


              Hidup tidak selalu mulus, kadang naik kadang turun, tetapi sebagai manusia kita juga jangan menjadi seseorang yang datar karena hidup perlu perubahan demi kemajuan hidup kelak, ‘The Live is Never Flat’ seperti pada iklan Chitato itulah moto hidupku, nama panjangku Asep Indra Kusumah biasa dipanggil Asep untuk panggilan umum,  nama virtual ‘zept vengeance’,  nama di band dipanggil junot, itu waktu SMA sih hehe. Saya lahir di Rabu wage sebagai aries boy, di bulan april, tanggal 15 tahun 1992 di Ciamis dan saya anak pertama dari 4 bersaudara (1 meninggal).

            Adik pertama bernama Ira Purnama dan yang kedua bernama Maya Nur Azizah, adik pertama sekarang sekolah di SMAN 1 Babelan tempat sekolah saya dulu lalu yang kedua masih sekolah di SMPN 38 Bekasi. Saya terlahir dari keluarga yang sederhana dan apa adanya, dengan didikan dari bapak saya sejak kecil mengajarkan untuk Menuntut ilmu karena menurut beliau ‘Ilmu itu lebih berharga daripada Harta’, oleh karen itu kita harus menuntut ilmu setinnggi mungkin dan ibu juga memiliki sifat yang humoris dan asyik dan sempat pada saat itu karena suara ibu saya itu lumayan bagus sama teman saya hampir dipilih untuk menjadi vokalis untuk diajak nge JAM di studio band haha. Tapi saya tidak hanya diberikan ilmu umum yang ada di mata kuliah tapi juga ilmu agama dari bapak saya dan sayapun dinasihati agar jangan sampai melupakan sholat karena banyak manfaat yang didapat dibalik itu semua, mungkin hanya ini saja latar belakang dari keluarga saya.

            Latar belakang sudah, sekarang beralih ke riwayat pendidikan, berawal dari umur 4 tahun dimana saya sekolah di TK Al-Asri yang jaraknya sangat dekat sekali dari rumah, lanjut saya ke SDN Harapan Baru III Bekasi setelah itu pada saat masuk SMP mulai mengalami 2 pilihan antara sekolah MTSN atau SMPN 3 Bekasi, cerita anehnya pada saat itu saya ingat sekali ketika saya ingin tes masuk SMPN 3 Bekasi saya sebelum masuk ujian tidak belajar sama sekali sampai bapak saya sangat khawatir sekali karena dianggap tidak serius untuk masuk ke SMP tersebut sampai – sampai bapak saya sedih kalau nantinya saya tidak masuk ke SMPN 3 Bekasi, tapi dengan ajaibnya saya masuk dengan hasil yang lumayan memuaskan dan bapak saya pun sampai menangis karena terharu saya diterima disitu, setelah lulus dari SMP lanjut saya ke SMAN 1 Babelan dan dari situ saya masuk jurusan IPS dan saya dari sini mulai berfikir kedepannya karena saya ingin sekali masuk ke jurusan yang sesuai denga kemaampuan saya karena saya memang suka dengan hal yang berbau komputer. Ketika kelas 3 SMA saya diberi kesempatan untuk masuk PMDK dari 3 universitas negeri. Waktu itu saya ikut PMDK untuk masuk ke IPB, UNJ dan UI tapi saya tidak diterima, dan saya ikut SPMB dan SNMPTN tapi tidak diterima. Pada saat itu saya sempat ribut masalah pemilihan kuliah yang tepat dan saya akhirnya mencoba untuk tes di UNIVERSITAS GUNADARMA dan disinilah awal saya masuk kuliah dimana pada saat itu dari jurusan IPS sangat susah untuk masuk ke fakultas ilmu komputer dan saya dengan percaya diri mencoba tes untuk 2 jurusan waktu itu, sistem Informasi dan akuntansi dan pada sat itu diberi syarat untuk jurusan IPS jika ingin masuk ke jurusan Sistem informasi harus dapat grade 1 dan Alhamdulillah saya mendapatkannya bersamaan dengan akuntansi juga tapi saya tetap memilih untuk masuk ke jurusan Sistem Informasi sesuai dengan yang saya prioritaskan. 

            Pengalaman menarik saya yang tidak pernah terlupakan sampai kapanpun dan itu akan saya ingat adalah jadi ceritanya saya waktu itu sama saudara saya ingin sekali pergi ke mall tapi saya tidak mempunyai uang pada saat itu, akhirnya saya putar otak dan untuk pertama kalinya saya melakukan hal ini yaitu saya memulung aqua bekas dan juga mengamen, pada saat itu dengan beraninya saya melakukan hal itu tanpa rasa malu saya pun dan saudara saya mencari botol bekas untuk di kilo dan ditimbang agar menjadi uang dan pada saat itu saya hanya mendapat uang 3 ribu rupiah, merasa kurang saya langsung inisiatif meminjam gitar teman saya dan berangkat untuk mengamen dan hasilnya pun memuaskan saya pun bisa mengumpulkan uang yang cukup dan saya pun pergi ke mall bersama saudara saya pada saat itu dan itu adalah hal yang sangat menarik dan menantang bagi saya. 

            Pada sesi terakhir ini cita – cita saya kedepannya pastinya menjadi seorang yang sukses dan tetap rendah diri dan bersifat apa adanya karena saya memang orang yang simpel dan tidak pernah diambil pusing dalam masalah apapun, setelah saya sukses saya ingin sekali membahagiakan orang tua dan ingin sekali pergi haji 1 keluarga itulah impian saya. Mudah – mudahan dengan ilmu yang saya punya bisa menjadi manfaat dan barokah agar menjadi hasil yang memuaskan nantinya, Amin. Nantinya setelah lulus saya ingin sekali menjadi pengusaha yang sukses..

            Demikian kisah singkat perkenalan mengenai profil diriku semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi bagi yang membacanya walaupun hanya sedikit haha. (Badegos Ronggas).

posted under | 1 Comments
Postingan Lama Beranda

My Pet..

Get snow effect

Chat Box

About this blog

Tempat kuliahku

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Zept Vengeance. Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

About Me

Foto saya
w orang yg simple n ga neko2..

Followers

Text


Recent Comments