Tugas PTSI C

Nama : Asep Indra Kusumah
kelas: 1ka24
NPM  : 11110169
 
Diskusikan perkelompok 

1. komponen sistem komputer gambarkan dan contohkan skema sistem komputer ?

jawab: 
Komponen sistem komputer terdiri dari:


  1.  Pemroses (processor) Berfungsi mengendalikan operasi komputer & melakukan fungsi pemrosesan data.
  2. Memori utama - Berfungsi menyimpan data & program - Biasanya volatile : tidak dapat mempertahankan data & program yang disimpan bila sumber daya energi (listrik) dihentikan.
  3. Perangkat masukan dan keluaran Berfungsi memindahkan data antara komputer & lingkungan eksternal yaitu : perangkat penyimpan sekunder, perangkat komunikasi, terminal, dsb
  4. Interkoneksi antarkomponen (bus) Adalah struktur & mekanisme untuk menghubungkan pemroses, memori utama, & perangkat masukan/keluaran.

          sumber: http://petrusmaju.files.wordpress.com/2008/10/sistemoperasibab1-4.pdf

2. sebutkan apa yang dimaksud data, informasi, sistem informasi,     
    sebutkan komponen SI dan kenapa perlu SI di:
  • Perusahaan multinasional
  • Universitas
  • lab. Kedokteran
  • Dep. Pertahanan
Jawab:Data                    : objek yang nyata yang harus bisa didefinisikan,
                                          dideskripsikan dan diilustrasikan.
           Informasi             : data yang sudah diolah dan berguna bagi yang
                                          mencari dan dapat dimengerti.
           Sistem Informasi : aplikasi computer untuk mendukung operasi dari
                                          suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan
                                          komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem
                                          Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang
                                          yang menekankan finansial dan personal
                                          manajemen. Sistem Informasi Penjualan
                                          adalah suatu sistem informasi yang
                                          mengorganisasikan serangkaian prosedur
                                          dan metode yang dirancang untuk
                                          menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan
                                          memperoleh informasi guna mendukung
                                          pengambilan keputusan mengenai penjualan.
                            Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi

Komponen sistem Informasi  : Komponen input – Komponen Model
                                                 – komponen output – komponen teknologi
                                                 – komponen hardware - komponen software
                                                 – komponen basis data – komponen control.

Sebab perlu sitem informasi di:
- perusahaan multinasional: untuk mengetahui jumlah karyawan dan juga
                                                 gaji karyawan.
- Universitas                        : untuk mengetahui jumlah mahasiswa.
- Lab.Kedokteran                : untuk mengetahui jumlah pasien yang ada di
                                              rumah sakit itu.
- Dep.Pertahanan                : untuk keamanan dan mencegah dari tindakan
                                              kejahatan.
3. sebutkan device – device yang ada pada alat pemrosesan dan ceritakan apa peranan device dalam pengertian sistem  komputer ?
   Jawab: Device Pemrosesan terdiri dari :
               CU (Control Unit)                 : berfungsi mengendalikan operasi
                                                               yang dilaksanakan sistem komputer.                                         
                  ALU (Aritmetic Logic Unit) : untuk komputasi yaitu melakukan
                                                                  operasi aritmatika & logika
                   Register-register                 : berfungsi sebagai memori sangat
                                                                  cepat yang biasanya sebagai tempat
                                                                  operan- operan dari operasi yang
                                                                  akan dilakukan.
    Peranan  Device dalam pengertian system komputer adalah untuk melakukan operasi, mengendalikan operasi dan juga Sebagai penyimpanan dalam komputer.

    4. Apa yang dimaksud dengan masyarakat informasi ?

      Jawab: Information society atau masyarakat Informasi adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah masyarakat dan sebuah ekonomi yang dapat membuat kemungkinan terbaik dalam menggunakan informasi dan teknologi komunikasi baru (new information and communication technologies(ICT’s)). Dalam masyarakat informasi orang akan mendapatkan keuntungan yang penuh dari teknologi baru dalam segala aspek kehidupan:Di tempat kerja, di rumah dan tempat bermain. Contoh dari ICT’s adalah: ATM untuk penarikan tunai dan pelayan perbankan lainnya, telepon genggam(handphone), teletext television, faxes dan pelayan informasi  seperti juga internet, e-mail, mailinglist, serta komunitas maya (virtual community) lainnya. Pengertian lain dari informastion society atau masyarakat informasi adalah suatu keadaan masyarakat dimana produksi, distribusi dan manipulasi suatu informasi menjadi kegiatan utama. Jadi dapat dikatakan bahwa pengolahan informasi adalah inti dari kegiatan.
    Sumber: http://yokisaputtrahutabarat.wordpress.com/2010/02/19/pengertian-masyarakat-informasi/

    5. Bagaimana menurut anda perkembangan ICT sekarang ini ?

    Jawab: Kondisi Indonesia dalam bidang perkembangan information, communication and  technology (ICT) cenderung masih rendah kini masih berada dalam tahap satu atau di tingkat bawah perkembangan ICT. Posisi tinggi atau tingkat 7 masih ditempati Negara adidaya seperti AS, inggris, jepang, kanada, swedia dan prancis. Struktur industri IC di Indonesia saat ini didominasi oleh industri software seperti system aplikasi, jasa layanan dan konten  sebesar 70%, sedangkan industri hardware seperti peralatan infrastruktur, dan komponen sparepart sebesar 30%. Pada tahun 2010 diharapkan ICT Indonesia mencapai level 3. level 3 pertumbuhan ICT Indonesia diperkirakan akan menonjol di sector penyediaan infrastruktur telekomunikasi, meskipun sejauh ini lebih banyak didominasi  pertumbuhan seluler.
    Sumber : http://blog.ub.ac.id/dina/2010/10/11/perkembangan-ict-di-indonesia/

    posted under | 0 Comments

    Pemuda dan sosialisasi

    Mengembangkan potensi generasi muda
    Jika pada abad ke 20 ini planet bumi dihuni oleh mayoritas penduduk usia muda, maka pertanyaan yang ada di benak kita, apakah generasi muda itu mendapat kesempatan mengayam dunia pendidikan dan keterampilan sebagai modal utama bagi insan pembangunan? Pada kenyataanya Negara berkembang masih banyak kesulitan dalam menyelenggarakan pengembangan tenaga usia muda melalui pendidikan. 
    Hal yang sama juga dirasakan manakala Negara yang sedang berkembang berniat untuk melaksanakan program industrilisasi yang menuntut tenaga terampil berkualitas tinggi. Di Negara maju seperti Amerika Serikat pada umumnya para generasi muda mendapat kesempatan luas dalam mengembangkan kemampuan potensi idenya.
    Pembinaan sedini mungkin difokuskan pada angkatan muda pada tingkat SLTP/SLTA, dengan cara penyelengaraan lomba karya ilmiah. Setiap tahun para peserta lomba karya ilmiah semakin banyak dari perkiraan semula. Sedangkan pembinaan dan pengembangan potensi angkatan muda pada perguruan tinggi lebih banyak diarahkan pada program studi dalam berbagai ragam pendidikan formal.
    Kaum muda memang merupakan suatu sumber bagi pengembangan masyarakat dan bangsa. Oleh karena itu, pembinaan dan perhatian khusus harus dibagikan bagi kebutuhan dan pengembangan potensi mereka.

    STUDI KASUS
    MASALAH SOSIAL DI KALANGAN REMAJA

    Peranan orang tua sangat diperlukan untuk mencegah para remaja melakukan hubungan seks pra nikah (di luar nikah). “Peran orang tua itu sangat penting untuk membina dan mengawasi anak-anak mereka yang masih berusia remaja,” kata Sosiolog Prof. Dr. Badarudin, MA di Medan, Minggu (24/05). Sebanyak 52% remaja di Kota Medan mengaku pernah berhubungan seks di luar nikah. Data tersebut berdasarkan hasil penelitian survei DKT Indonesia, PKBI Rakyat Merdeka, Komnas PA dan analisa SKRRI 2002. Selain itu, menurut dia, sebanyak 51% terdapat di Jabotabek, 54% di Surabaya dan juga 47% terdapat di Bandung yang remajanya pernah melakukan hubungan seks pra nikah. Rata-rata usia remaja yang pernah melakukan hubungan seks di luar nikah itu antara 13 sampai 18 tahun. Dengan pengawasan orang tua yang ekstra ketat terhadap anak-anak mereka itu, diharapkan tidak ada lagi ditemukan remaja yang berhubungan seks di luar nikah. Perbuatan anak-anak remaja seperti ini, harus secepatnya dihentikan dan jangan terus dibiarkan meluas di tengah-tengah masyarakat. “Tindakan yang salah dan melanggar hukum itu, agar secepatnya dicegah, karena ini jelas menyangkut moral generasi muda harapan bangsa. Ini jelas sangat memalukan dan dianggap tidak bermoral. Perilaku jelek yang tidak mencerminkan budaya ketimuran itu harus dapat dihilangkan jauh-jauh. Selain pengawasan orang tua agar para remaja tidak terjerumus berhubungan seks di luar nikah, menonton film porno dan kegiatan yang merugikan lainnya. Bahkan, pendidikan agama dan keimanan yang cukup kuat juga dapat mencegah atau “membentengi” para remaja agar tidak melakukan perbuatan-perbuatan tidak terpuji atau dapat menyesatkan. Pengawasan orangtua dan pendidikan keimanan dapat menyelamatkan masa depan generasi muda agar tidak berperilaku amoral. Ditemukan bahwa 52% remaja pernah melakukan hubungan seks pra nikah. Data tersebut berdasarkan hasil penelitian survei DKT Indonesia, PKBI Rakyat Merdeka, Komnas PA dan analisa SKRRI 2002.


    OPINI
    Menurut saya kita sebagai generasi muda seharusnya harus memiliki potensi untuk mengembangkan ide. Oleh karena itu, pembinaan dan juga perhatian khusus dari yang bersangkutan harus diberikan demi kebutuhan dan juga untuk pengembangan potensi dari generasi muda.

    Sumber Referensi:
    harwantioko & naltjie F.katuuk, MKDU: Ilmu Sosial Dasar, Seri Diktat Kuliah, Gunadarma

    posted under | 0 Comments

    Individu, keluarga dan masyarakat

    Makna keluarga
    Keluarga merupakan kelompok primer yang paling penting dalam masyarakat. Keluarga merupakan sebuah kelompok yang terbentuk dari perhubungan laki – laki dan wanita. Perhubungannya berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak – anak. Jadi, keluarga dalam bentuk murni adalah satu kesatuan sosial ini mempunyai sifat – sifat tertentu yang sama.
    5 macam sifat yang terpenting dalam keluarga antara lain:
    1. Hubungan antara suami – istri. 
    2. Bentuk perkawinan dimana suami dengan istri itu diadakan dan dipelihara. 
    3. Susunan nama – nama dan istilah – istilah termasuk cara menghitung keturunan. 
    4.  Milik atau harta benda keluarga
    5. Pada umumnya keluarga itu tempat bersama.
    Makna Masyarakat
    seperti halnya dengan definisi sosiologi yang banyak jumlahnya kita dapati pula definisi tentang masyarakat. Mengenai arti dari masyarakat, disini kita mengemukakan beberapa pendapat tentang arti masyarakat.
    1. Menurut R.Linton, masyarakat adalah setiap kelompok masyarakat yang sudah cukup lama hidup dan bekerja sama.
    2. Menurut M.J. Herkovist, masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu.
    3. Menurut Gilllin, masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama.
    4. Menurut S.R Steinmetz, masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar yang meliputi pengelompokkan manusia yang lebih kecil.
    5. Menurut Hasan shadily, masyarakat adalah golongan besar atau kecil dari beberapa manusia.
    Kalau kita mengikuti definisi dari Linton, maka masyarakat itu timbul dari setiap kumpulan individu yang sudah cukup lama hidup dan bekerjasama dalam waktu yang lama.
    Kelompok manusia yang dimaksud di atas yang belum terorganisasikan mengalami proses yang fundamental, yaitu:
    • Adaptasi dan organisasi dari  tingkah laku para anggota.
    • Timbul peranan berkelompok secara lambat laun atau lesprit de corps.

    Hubungan antara Individu, keluarga dan masyarakat

              Dari uraian di atas diketahui bahwa masyarakat memiliki arti yang luas dan sempit. Dalam arti yang luas masyarakat berarti keseluruhan hubungan dalam hidup bersama tanpa dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya. Di dalam hubungan antara manusia dengan manusia yang lain yang penting adalah reaksi sebagai akibat dari hubungan tersebut, manusia sebagai makhluk sosial tersusun dalam kelompok tertentu.
              Jadi masyarakat itu dibentuk oleh individu – individu yang beradab dalam keadaan sadar. Membentuk satu kesatuan dapat disebut individu sebagai anggota masyarakat.  Dan di dalam masyarakat itu terdapat individu – individu dan keluarga – keluarga yang hidup secara bersama tanpa dibatasi oleh lingkungan. 

    STUDI KASUS 
     
    STUDI KASUS KONFLIK DALAM INDIVIDU
    Masalah narkoba merupakan masalah nasional dan internasional. Perkembangannya dari hari ke hari sulit untuk diberantas. Menurut hasil penelitian Dadang Hawari, Irawati Hawari dan Asmarohadi tahun 1998 terhadap 100 penderita atau pasien, hasilnya setiap penderita ketergantungan narkotika jenis opiat (heroin) yang diperiksa, ada 9 hingga 10 penderita lainnya (9,72%). Kematian pada penderita ketergantungan narkotika jenis opiat (heroin) mencapai 17,16%. Dengan demikian, jika ditemukan satu orang korban narkotika, maka jumlah korban narkotika yang ada di sekitarnya diperkirakan adalah 9 atau 10 kalinya. Angka ini pun didukung oleh ketentuan WHO. Risiko kematian, baik akibat over dosis (OD) atau lainnya juga relatif tinggi mencapai 17,16%.

    STUDI KASUS  ANTAR KELOMPOK
    Pada waktu sekarang ini tentunya sudah tidak asing lagi dengan perilaku tawuran yang dilakukan oleh berbagai suporter di kancah liga super indonesia. Bahkan tawuran seperti ini tidak jarang mengakibatkan luka-luka hingga berujung pada kematian. Tawuran ini sangat mudah dipicu dengan saling olok-mengolok antar suporter, tensi pertandingan, kepemimpinan wasit, dan masih banyak pemicu lainnya. Pemicu inilah yang memudahkan munculnya tawuran antar suporter yang merasa geram, tidak terima, ataupun kesal terhadap suporter lawan. Lokasi tawuran sendiri sering juga terjadi dikota-kota besar di indonesia, khususnya daerah barat indonesia. Hal ini senada dengan seringnya pertandingan-pertandingan klub elit di indonesia. Klub elit inilah yang memiliki suatu magnet yang luar biasa dalam mendatangkan keuntungan bagi pihak penyelenggara tetapi juga mendatangkan kerusakan di daerah kota akibat tawuran. Fanatisme dalam persepakbolaan di indonesia memang sangat berlebihan dan bersifat lokal bukan secara universal. Inilah yang dapat mengakibatkan munculnya permusuhan antara pendukung tim satu dengan tim yang lain. Berbeda dengan liga eropa seperti halnya inggris. Fanatisme lebih bersifat universal akibat meratanya pemain tim nasional inggris diberbagai klub liga inggris, dan juga di dukung dengan prestasi yang diraih oleh tim nasional mereka. Jika tim nasional indonesia memiliki reputasi yang baik di kancah internasional maka fanatisme lokal akan berubah menjadi fanatisme universal, akibat meratanya pemain tim nasional yang mereka gandrungi. Sehingga sehingga pemain Medan dianggap juga milik orang Surabaya, pemain Surabaya jadi milik orang Makassar, dan seterusnya.Kefanatikan lokal dapat membuat suatu kelompok menjadi sangat solid kerena mereka mempunyai keterikatan bersama sehingga sikap imitasi dari sebagian besar anggota suporter yang masih remaja ini dikhawatirkan memicu problem sosial yang lebih serius. Mungkin awalnya hanya senang, namun selanjutnya memberi contoh sehingga ikut senang merusak.
    sumber: http://www.psikologizone.com/konformitas-dalam-perilaku-tawuran-supporter-sepak-bola

    OPINI
              Menurut saya antara individu, keluarga dan masyarakat itu memnag saling berhubungan karena tanpa adanya masyarakat maka kita akan menjadi manusia individualism, oleh karena itu masyarakat dibentuk demi kehidupan bersama dan keluarga sebagai pelengkap dalam kehidupan bermasyarakat.

    Sumber Referensi:
    harwantioko & naltjie F.katuuk, MKDU: Ilmu Sosial Dasar, Seri Diktat Kuliah, Gunadarma

    posted under | 1 Comments

    Penduduk, masyarakat, kebudayaan

    Norma adalah suatu aturan yang disepakati dalam suatu masyarakat. Menurut kekuatan pengikatnya, Norma terdiri dari 4 macam:  

    1.  Cara (usage), yaitu suatu perbuatan antara  individu yang satu dengan individu lain dalam hubungan bermasyarakat.
    2.  Kebiasaan (folkways ), yaitu perbuatan yang di ulang-ulang dan memiliki kekuatan yang besar dibanding dengan  cara (usage).
    3. Tata kelakuan (mores), yaitu sebuah kebiasaan yang biasa dilakukan dan dapat diterima sebagai pengatur dalam hubungan bermasyarakat.
    4. Adat kebiasaan (custom), biasanya Terjadi dari tata kelakuan yang kuat dengan pola keprilakuan masyarakat.

          Ada 4 macam contoh Norma/ kaidah yang ada di dalam masyarakat, antara lain:

    a)     Norma Agama, yaitu aturan berupa perintah dan larangan serta petunjuk yang berasal dari tuhan. Contoh: Menghormati orang tua.
    b)     Norma Kesusilaan, yaitu aturan yang bersumber dari hati. Contoh: Berbuat baik dan  jujur kepada sesama manusia.
    c)     Norma kesopanan, yaitu aturan yang timbul karena pergaulan masyarakat. Contoh: orang  muda menghormati orang yang lebih tua.
    d)     Norma hukum, yaitu aturan yang dibuat oleh lembaga yang berwenang. Dan bagi siapa yang melanggar akan dikenakan sanksi. Contoh : Membunuh.

    Pranata sosial adalah suatu prosedur yang dibangun untuk mengatur suatu hubungan antar manusia. Pranata sosial dibedakan menjadi 8 macam, antara lain: 

    a)     Domestic Institution, yaitu pranata yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup perkerabatan. Contoh: perkawinan.
    b)     Economic Instiution, yaitu pranata yang berfungsi memenuhi keperluan manusia dalam hal produksi. Contoh: koperasi, barter.
    c)     Educational Instiution, yaitu pranata yang berfungsi untuk memenuhi pendidikan manusia. Contoh: TK, SD, kursus, pesantren.
    d)     Scientific Instiution, yaitu pranata yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan ilmiah. Contoh: penemuan baru.
    e)     Esthetic and Recreation Instiution, yaitu pranata yang berfungsi untuk memenuhi keperluan manusia dalam menghayati keindahan dan rekreasi. Contoh: olah raga.
    f)       Religius Instiution, yaitu pranata yang berfungsi untuk memenuhi keperluan manusia terhadap tuhan. Contoh: do`a, dakwah, dzikir.
    g)     Political Instiution, yaitu pranata yang berfungsi memenuhi kebutuhan dalam mengatur hidup bermasyarakat. Contoh: Partai politik, pemerintahan.
    h)     Somatic Instiution, yaitu pranata yang berfungsi memenuhi kebutuhan manusia secara fisik. Contoh: kesehatan, kecantikan.

    Studi Kasus
    PENGEMIS

    Hampir di setiap lampu merah di kota Malang ataupun mungkin di kota lainnya sering kita lihat pemandangan pengemis baik laki maupun perempuan baik anak-anak maupun yang tua baik yang cacat, pura-pura cacat maupun yang sehat jiwa raga meminta belas kasihan para pengendara yang kebetulan sedang berhenti terkena lampu merah.Tidak jarang orang yang iba dan memberi uang lebih kepada para pengemis melihat pemandangan tersebut. Tapi yang sekarang jadi masalah adalah apakah kita masih merasa iba melihat kenyataan sebenarnya bahwa para pengemis tetap orang yang itu-itu saja dan menjadikan penegmis sebagai suatu profesi bagi mereka.Kenyataan ini mungkin akan menjadi sah dan bisa ditolerir apabila seorang pengemis tersebut mungkin seorang manula atau seorang cacat yang tidak bisa bekerja lagi dikarenakan keadaan fisiknya. Tapi apakah kita masih bisa tetap mentolelir apabila anak muda yang sehat dan tidak sekolah atau seoprang ibu sehat yang membawa anaknya dan mengorbankan pendidikan anaknya atau seorang yang dengan segala tipu dayanya mengelabui para pengendara dengan membuat dirinya seakan-akan orang cacat meminta-minta uang di tepi atau di tengah jalan. Pernah suatu sore saya bertemu dengan seorang pengemis anak-anak kira-kira umurnya 9 tahun esok pagi harinya lagi saya bertemu lagi dengan anak yang sama sehingga sayapun bertanya “le awakmu gak sekolah ta?”. Dengan jawaban yang polos ia menjawab “enggak mas” esok harinya lagi kira-kira jam 05.30 saya bertemu lagi di tempat yang sama anak itu dijemput dari “tempat kerjanya” oleh ibunya menggunakan Yamaha Vega.Bayangkan seorang anak kecil dikader untuk menjadi seorang pemalas yang oportunis dimana orang lain rela menjual sepeda motor untuk biaya sekolah anaknya tapi seorang ibu berkendaraan Yamaha Vega menyuruh anaknya mendapat uang dengan mudah dengan cara merendahkan harga diri anaknya dengan cara lebih memilih mengemis daripada sekolah. Kalau kita berpikir siapa yang salah? Mungkin kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pengemis tersebut bila menjadikan ngemis sebagai sebuah profesi. Karena bila kita lihat pada kondisi Indonesia saat ini orang tua untuk menyekolahkan anaknya dibutuhkan biaya yang tidak sedikit minimal 500 ribu belum lagoi ditambah dengan berbagai macam uang sekolah seperti uang ujian, uang bangku uang gedung dan lain-lain yang mungkin bila ditotal dalam 1 tahun bisa mencapai lebih dari 1 juta. Jadi menurut saya pribadi bukan hal yang aneh apabila orang tua lebih memilih memperkerjakan anaknya dengan alas an bekerja sebagai pengemis lebih menghasilakn daripada sekolah yang hanya menghabiskan uang. Disamping itu melihat kenyataan bahwa banyak lulusan SMA yang bekerja sebagai sopir angkot ,cleaning service ataupun mbecak.ini disebabkan karena banyaknya jumlah sarjana dari bebrbagai universitas, sedangkan untuk mencapai jenjang sarjana dalam 1 tahun saja dibutuhkan minimal uang satu juta lima ratus ribu rupiah ini bukan nominal yang kecil bagi mereka tukang angkot, ataupun mereka yang dibawah garis kemiskinan.melihat kenyataan ini jelas mereka rakyat yang berada di bawah garis kemiskinan banyak yang berpikir “ buat apa sekolah tinggi-tinggi kalo hanya jadi sopir angkot ataupun mbecak kayak bapaknya mendingan ngemis dari kecil lebih menghasilkan”
    Entah bagaimana membuat “mereka” sadar bahwa pendidikan itu bukan hanya sekedar title semata untuk mencari kerja tapi dalam tulisan ini saya berharap pembaca bisa lebih kritis melihat kondisi pengemis di Indonesia. Karena bila kita memberi pengemis yang sehat dan masih muda kita sama saja ikut serta mendukung pembodohan dan kemalasan kaum muda di Indonesia.

    Opini

                Menurut pendapat saya, norma itu harus dipatuhi oleh masyarakat karena norma itu adalah sebuah kaidah/aturan yang ada di dalam kehidupan masyarakat. Begitu juga pranata sosial kita pun harus mengikutinya di dalam kehidupan bermasyarakat karena saling terkait. Karenanya pranata juga dibuat untuk mengatur hubungan antar masyarakat.


    Sumber referensi:  

    Drs.Chotib D.k.k, Kewarganegaraan 1, yudishtira, 2006
    Budi Raharjo, LKS Sosiologi kelas XII semester Gasal, Quality

    posted under | 0 Comments
    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    My Pet..

    Get snow effect

    Chat Box

    About this blog

    Tempat kuliahku

    You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

    Zept Vengeance. Diberdayakan oleh Blogger.

    Entri Populer

    About Me

    Foto saya
    w orang yg simple n ga neko2..

    Followers

    Text


    Recent Comments